Menunggu sang hujan datang, rasanya seperti menunggu kekasih hati datang. Ouhh.. Rasanya ingin segera kaki ini berkecipak dengan air. Bermandi di tirai air yang seperti diguyurkan begitu saja dari langit.
Aku ingin segera bertemu rona hijau di rerumputan. Bau rumput basah dan lumpur. Walau kadang hujannya berpetir dan angin kencang, tak jarang pula ada badai dan banjir yang mengiringinya.
Aku suka sekali, manakala butiran airnya menitik di wajahku. Semakin deras semakin sering memukul wajahku. Hmm.. Shower di kamar mandi saja kurasa tak cukup deras. Hehe..
Berbulan-bulan dicumbui kemarau, kangen ini rasanya menjadi doa yang terucap setiap saat. Tuhan.. Segera turunkan hujan ya! Agar buana kembali merona.


Recent Comments